Lestarikan Lingkungan, Lapas Kolonodale Gandeng WBP Asimilasi Luar Bersihkan Tembok Luar Lapas

oleh -432 Dilihat
oleh

MORUT – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kolonodale sebagai salah satu Lapas Produktif yang berada dalam naungan Kantor Wilayah Sulawesi Tengah juga selalu mengedepankan kebersihan lingkungan baik kebersihan didalam maupun diluar Lapas. Tidak heran jika Lapas Kolonodale pernah menyabet penghargaan bergengsi dari Kantor Wilayah pada Tahun 2018 sebagai Juara I Unit Pelaksana Teknis dengan Prestasi Kebersihan Lingkungan. Meneruskan hal baik tersebut, Lapas Kolonodale lakukan pembersihan rutin pada Tembok Luar pada bagian belakang Lapas dengan menggandeng WBP Asimilasi Luar beserta pengamanan dari Regu Pengamanan dan Staff Kamtib. Minggu (19/05)

Kebersihan Lingkungan yang terus digalakkan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kolonodale Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah tentunya akan memberikan kesan indah serta hidup pada Lapas. Bersama 4 Orang WBP Asimilasi Luar, pada Tembok Luar Bagian Belakang Lapas ini dilakukan pembersihan dimulai dari pembersihan lumut-lumut yang ada pada Talud dan Tembok Utama Lapas, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan jalan untuk kontrol keliling serta pembersihan selokan.

Adapun tujuan lain dari pembersihan lingkungan luar ini juga untuk membersihkan pada Area diatas Talud yang dimana terdapat patok pembatas Tanah Milik Negara. Pada bagian ini dilakukan pembersihan rumput-rumput ilalang menggunakan mesin supaya Patok Tanah tersebut dapat terlihat dengan baik.

Kegiatan bersih-bersih yang merupakan inisiasi dari Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kolonodale, Heru Cahyono. Dalam Kesempatan terpisah, Heru Cahyono menyampaikan bahwa pembersihan lingkungan ini tentulah dilaksanakan guna menjaga keindahan Lapas Kolonodale tidak hanya pada bagian dalam saja, tetapi juga pada bagian luarnya juga.

“Kita melakukan pembersihan dimulai dari lumut-lumut yang ada pada tembok, talud serta selokan yang sudah penuh daun akibat curah hujan yang tinggi juga sehingga perlu kita bersihkan. Pembersihan ini juga kita lakukan supaya kita dapat memantau patok tanah milik negara yang sudah pernah kita lakukan pengukuran beberapa waktu silam” Tutup Heru.**